Sketsa untuk Vera
kuamati ia hari ini
dalam bias, dalam waktu yang melambat, dalm diam dan dekat
ku mulai lagi menulis bait-bait ini selaras dengan senyumnya yang menarik minatku
ku mulai lagi menulis bait-bait ini selaras dengan senyumnya yang menarik minatku
ia selalu datang ketika matahari mulai condong ke arah bahu kananku
selalu mata itu yang acuhkan siksa dalam setiap sketsa-sketsa hujan
biarkan sesuatu tetap kelabu dalam tiap helai nafasnya
hanya ia yang mampu memulai makna untuk apa aku berdiri begitu lama
hanya untuk menatapnya sebentar saja.

Komentar
Posting Komentar