Angsa, dongeng, dan rajawali
Dua angsa diguyur hujan dan guntur
matanya memercikkan api dan bernyanyi
mengalir segala peluh dari lehernya hingga ke perapian
meraih setiap mata yang menyudutkan hati
Ia terus bernyanyi disertai hujan dan guntur lagi
dihentakkan kakinya yang digenangi sekuntum sepi
ah,,,tak usah peduli kelak sayapnya tak utuh lagi
karena langit telah lelap tidur dalam dongengnya sendiri
kini hujan tak hanya tetes air mata
reruntuhan asa terasa bersikap dingin dan lelah
angsa telah serupa hampa sang rajawali
bercengkrama memainkan luka mangsanya sendiri.
I-dun_
Komentar
Posting Komentar